Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara HUT RI ke-76 di Gedung Negara Grahadi

Editor : AndiDara | 11:50 WIB

Dok.newspantau/istimewa.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menjadi inspiktur Upacara bendera HUT RI ke-76 Tahun di halaman gedung negara Grahadi Surabaya, Selasa (17/8/2021).
-----------------------------------------------------------------------------

News-Pantau.Com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku inspektur upacara, memimpin upacara peringatan HUT ke 76 Republik Indonesia, di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (17/8/2021).

Berbeda dengan upacara tahun tahun sebelumnya, masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tamu undangan hanya sebanyak 50 orang, sedangkan peserta upacara sebanyak 40 pasukan yang terdiri dari TNI, Polri dan elemen lainnya.

Baik tamu undangan maupun peserta upacara, wajib memiliki hasil swab tes negatif, serta menerapkan protokol kesehatan ketat, selama menjalankan prosesi upacara. Bahkan parra pengisi, seperti paduan suara juga dengan jumlah yang terbatas.

Hanya yang berbeda adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Yang mana berbeda dengan tahun 2020 lalu yang hanya 3 orang, tahun ini kembali seperti tahun tahun sebelumnya, yakni berjumlah 38 orang pada pengibaran, dan 38 pada penurunan.

Sementara itu, dalam keterangan persnya Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Aries Agung Paewai memastikan bahwa pelaksanaan Upacara HUT RI Ke-76 di Gedung  negara Grahadi akan dijalankan sesuai dengan Protokol Kesehatan (Protkes) ketat.

Jadi berdasarkan surat Sekretaris Negara bahwa setiap daerah provinsi dan kabupaten/kota dapat melaksanakan kegiatan upacara yang sama yang dilakukan istana negara, dengan ketentuan protokol kesehatan yang sangat ketat, dan juga sesuai dengan kondisi pandemi covid-19 ada di daerah tersebut serta dengan ketentuan - ketentuan yang sudah disampaikan, ujarnya.

Aries Agung juga menambahkan bahwa, ke-50 undangan tersebut juga akan menghadiri dua kali upacara yaitu yang melaksanakan baik pagi hari, Upacara Pengibaran Bendera pukul 08.00 WIB, maupun upacara penurunan bendera pada sore harinya pukul 17.30 WIB.

"Disini, di tempat yang sama dengan pasukan yang sama, dan undangan yang sama karena sudah swab, dan Sore harinya jam 17.30 kita mengikuti dengan Istana Negara yang diikuti secara virtual," imbuh Aries Agung.

Kaitannya jumlah petugas Paduan Suara, Plt Karo Aries Agung juga menyatakan dari jumlah normal sekitar 350 orang, sekarang hanya menjadi 30 orang.

"Banyak berkurang karena kita harus menjaga social distancing dan juga pembatasan yang sangat ketat agar upacara dapat berjalan dengan tertib dan khidmad serta tetap dalam kondisi kesehatan yang baik. Jadi prosesnya adalah seluruh kegiatan sesuai dengan protkes dan sesuai dengan surat edaran Sekretaris Negara tentang tata cara upacara yang dilaksanakan hari kemerdekaan Republik Indonesia," tegasnya.

(And/Sul).