Ketua DPD RI, LaNyalla : Apresiasi Seluruh Aparat Dan Masyarakat Atas Turunnya Covid-19 di Jatim
Editor : SyamsulAnam | 14:30 WIB
News-Pantau.Com, SURABAYA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memberikan ucapan selamat kepada Pemerintah daerah Provinsi Jawa Timur yang sukses menurunkan kasus penyebaran COVID-19 begitu cepat.
"Ini kabar yang sangat baik untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Turun ke level 1 membuat aktivitas bisa kembali bergulir," kata LaNyalla kepada awak media, Sabtu (18/9/2021).
Namun LaNyalla mengingatkan keberhasilan tersebut jangan sampai membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan masyarakat lengah, dan menurunkan kepatuhan akan protokol kesehatan, karena dapat berdampak naiknya kasus serupa."Hanya saja, saya mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Teruslah patuhi protokol kesehatan agar pandemi ini bisa diputus di Jawa Timur," ujarnya.
"Menurutnya, Senator Jawa Timur ini menyampaikan, bahwa kesuksesan tersebut bukan semata-mata kerja pemerintah. Tetapi juga ada peran aktif dari masyarakat Jawa Timur."Karena yang paling penting untuk menghadapi kasus pandemi ini adalah kesadaran masyarakat, kesadaran untuk sama-sama menjalankan protokol kesehatan. Kesadaran bersama itulah kuncinya," jelasnya.
Ia juga menilai, kesuksesan Jawa Timur, tidak terlepas dari maksimalnya kinerja sejumlah kabupaten yang juga mampu menurunkan level PPKM.Dua pekan lalu, tiga kabupaten di Jawa Timur berhasil menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga ke level 1. Ketiga kabupaten itu adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Pasuruan.
Kemudian disusul kabupaten lainnya.Sinergi yang baik antara pemerintah, TNI, Polri, Forkopimda dan seluruh jajaran masyarakat, menurut sang Senator sangat membantu. Pembatasan dan pengendalian mobilitas masyarakat dari penularan COVID-19 dinilai berhasil.Sekali lagi, ketua DPD RI mengingatkan agar semua pihak menahan diri, tidak euforia.
Menurutnya, kewaspadaan tetap terus ditingkatkan, karena serangan wabah bisa terjadi tanpa diduga-duga."Apalagi kini sudah muncul varian baru Mu COVID-19".
"Jadi, masyarakat harus tetap waspada dan terapkan protokol kesehatan yang ketat serta mengikuti program vaksinasi," pesannya.
Belajar dari pengalaman terdahulu, Pemprov Jawa Timur dan seluruh kabupaten/kota termasuk masyarakat jangan lengah atas penurunan status level PPKM," tambahnya.
(Syam/And).
