PPKM Level Menurun, Walikota Eri bersama DPC Iwapi: Fokuskan Produk UMKM bisa Bangkit
Editor : Andi Dara | 16:15 WIB
News-Pantau.Com, SURABA - Seperti diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menurun sampai level 2 di Surabaya, menjadi momentum kebangkitan UMKM di Kota Pahlawan dengan program pemerintah yang terfokus dan tertuju pembelian produk pengusaha kecil dan menengah.
Gagasan pembelian produk UMKM oleh pemerintah bersama OPD terkait disaat menurunnya level PPKM, diungkapkan Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Surabaya Reny Widya Lestari. Karena dengan program tersebut, pemerintah lebih memperhatikan UMKM.
“Jadi barangkali belanja dinas dialokasikan satu juta atau dua juta untuk membeli produk - produk UMKM di Surabaya dari berbagai macam organisasi, dan itu digilir Insya Allah UMKM juga akan merasa senang ketika produknya dibeli,” kata Reny kepada awak media, Senin 6 September 2021.
Reny melanjutkan, dengan pembelian produk UMKM dengan alokasi satu sampai dua juta Rupiah tiap minggu. Maka tinggal dijumlahkan saja berapa banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang terbantu oleh OPD di Surabaya dan kota lain di Jawa Timur yang membeli produknya UMKM.
“Banyak sekali UMKM yang istilahnya nafas sudah di leher itu ya, jadi ketika berjilid-jilid kemarin ini para UMKM kita bersabar dan sekarang saatnya pemerintah untuk memperhatikan UMKM dengan program-program yang terfokus,” terangnya.
Selain program pembelian produk UMKM, Reny juga memberikan gagasan lain yakni dukungan modal kerja bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang nilainya bervariasi untuk memulai usahanya kembali dengan melibatkan asosiasi pengusaha.
“Tentu saja ini bisa melibatkan asosiasi, karena asosiasi yang tahu profil anggotanya sehingga diharapkan modal tersebut bisa diputer untuk usahanya kembali. Karena kemarin kan banyak juga yang usahanya kepakai untuk makan pada saat PPKM, pastinya modalnya habis. Jadi untuk memulai kembali saya yakin UMKM sangat bahagia kalau misalnya ada di provide untuk permodalan,” terang perempuan yang berprofesi sebagai arsitek tersebut.
Dengan dua gagasan tersebut yang dilontarkan DPC Iwapi Surabaya, Reny yakin dan optimis UMKM bisa cepat kembali bangkit, apalagi ketika organisasi dan asosiasi yang menaungi pelaku usaha kecil dan menengah dikumpulkan dan diajak berkoordinasi membangkitkan perekonomian di Kota Pahlawan.
“Sehingga Cak Eri (Wali Kota Surabaya) juga bahagia ketika kehidupan sudah mulai normal dan belanjanya masyarakat Surabaya ini juga mulai kembali normal. Karena UMKM ada uang lagi untuk terus memutar roda perekonomian usahanya,” tandas laki-laki nomer satu di Surabaya ini, Cak Eri.
(And/Anm).
