Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tinjau Kesiapan PTM, Anggota Dewan Habiba : Dihujani Keluhan, Terkait MBR dan Mitra Warga yang tak Kunjung Cair

Editor : Sulhan | 16:40 WIB

Dok.newspantau/istimewa.
Anggota DPRD komisi A, Camelia Habiba saat meninjau dan memberikan sambutan di PGRI 6 kelurahan Wonokusumo kecamatan Semampir Surabaya, Sabtu, 4 September 2021.
----------------------------------------------------------------------------

News-Pantau.Com, SURABAYA - Dalam upaya meninjau kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Wakil ketua komisi A DPRD Surabaya, Camelia Habiba berkesempatan mengunjungi Sekolah dasar (SD) AL ikhlas dan SMP PGRI 6 di wilayah Kelurahan Wonoksumo Kec. Semampir Surabaya, pada hari Sabtu (4/9/2021).

Pihak sekolah, menurut Habiba diminta untuk membentuk gugus tugas yang melibatkan Guru, Murid dan Orang Tua guna membangun hubungan segitiga yang solid.

Pada kesempatan itu, ia juga memastikan ke setiap ruang kelas, apakah sudah sesuai dengan SOP Prokes, termasuk ruang guru , perpustakaan juga ruang penunjang lainnya.

Untuk menunjang Kegiatan PTM,

Habiba juga memberikan bantuan Alat semprot disinfektan sebagai upaya menjaga sekaligus mensterilkan setiap ruangan dari Virus Covid-19.

Disisi lain, ketika bertemu dengan Wali murid, Anggota Dewan Habiba dihujani keluhan terkait Vaksin.

” Lebih dari 60 Persen Wali murid belum divaksin akibat susahnya mencari vaksin dosis 1,” Akunya.

” Saya ingin memastikan terutama kesiapan sekolah swasta. Bukan hanya pada pihak sekolah tapi juga keterlibatan wali murid dalam pembentukan Gugus Tugas Covid, ” katanya kepada awak media, Sabtu (4/9/2021).

Pihak sekolah, menurut Habiba diminta untuk membentuk gugus tugas yang melibatkan Guru, Murid dan Orang Tua guna membangun hubungan segitiga yang solid.

Pada kesempatan itu, ia juga memastikan ke setiap ruang kelas, apakah sudah sesuai dengan SOP Prokes, termasuk ruang guru , perpustakaan juga ruang penunjang lainnya.

Selain itu, penyelenggara sekolah mengaku keberatan perihal belum cairnya dana operasional sekolah untuk siswa MBR dan Mitra Warga.

” Kami berat apabila harus menanggung biaya operasional siswa MBR dan Mitra Warga yang 2 tahun ini tidak cair, ” Ungkap salah seorang pendidik yang enggan disebut namanya. 

(SH/And).