Untuk Kembangkan Potensi dan Skill orang Madura, Ketum MADAS bersama Jajaran: Resmikan 31 Ketua DPAC Madas se kota Surabaya, Demi Kontribusi Kemajuan Bangsa Indonesia
Editor : Hosen | 11:00 WIB
News-Pantau.Com, SURABAYA – Perlu diketahui, demi memberikan kontribusi dan kemajuan bangsa Indonesia "MADAS" organisasi orang-orang Madura Asli mengembangkan potensi dan Skill orang Madura yang berada di kota Pahlawan ini, Surabaya. Apalagi tujuannya untuk kemaslahatan juga, upaya ini guna meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) orang Madura yang di Surabaya, Organisasi Masyarakat Madura Asli (MADAS) kali ini, meresmikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kecamatan Kenjeran.
Peresmian itu berlangsung di rumah H. Rosyidi sekaligus kantor DPAC MADAS Kenjeran di jalan Kedung Mangu gg 10/6, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya pada hari Minggu (19/9/2021).
Peresmian DPAC MADAS Kenjeran dipimpin langsung oleh ketua umum MADAS, H. Berlian Marzuki, ditemani ketua DPAC MADAS Kenjeran, Samsul Ma'arif.
Ketua umum MADAS, H. Marzuki Berlian mengatakan, peresmian DPAC MADAS Kenjeran untuk meningkatkan potensi warga Madura yang ada di Indonesia, khususnya di kota Surabaya.
"Menurut pria yang akrab disapa Abah Berlin itu, kebanyakan masyarakat masih mengenal orang Madura dengan wataknya yang keras, arogan dan anarkis. Oleh sebab itu, pihaknya perlu memperluas wadah MADAS bagi orang Madura untuk menghilangkan stigma negatif kepada orang Madura," katanya lewat seluler kepada awak media, Saenin 20 September 2021. Selanjutnya
“MADAS ini adalah wadah tunggal untuk semua orang Madura. Wadah untuk aspirasi orang Madura, untuk melindungi orang Madura, untuk pengembangan orang Madura dan kemajuan orang Madura,” ujar Abah Berlin.
Masih ketum, Ia menyebutkan, sebanyak 31 DPAC MADAS Kecamatan se Kota Surabaya yang siap diresmikan. Sementara saat ini sudah ada 5 DPAC yang sudah diresmikan.
“Alhamdulillah, sudah ada 31 DPAC MADAS se Kota Surabaya yang siap mendeklarasikan diri. Kita sudah mulai menata manajemen MADAS di Kota Surabaya,” ungkap pria asal Pamekasan, Madura itu.
Dirinya berharap, dengan diresmikannya DPAC MADAS Kecamatan se Kota Surabaya, masyarakat Madura bisa mengembangkan potensi dan kemajuan bagi Madura, sehingga stigma negatif masyarakat tentang orang Madura tidak lagi terdengar.
“Mudah-mudahan MADAS selalu istiqomah untuk terus mengembangkan potensi dan skill orang Madura. Sehingga orang Madura bisa memberikan konstribusi untuk kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
(Hosen/Sod).

