Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sukses, Pembagian Segelas Beras Untuk Disabilitas Di Jatim

Editor : Andi Dara | 08.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Ketua DPD Pertani HKTI Jatim, Dr Lia Istifhama, MEI., Saat memberikan satu paket sembako kepada salahsatu disabilitas.
----------------------------------------------------
NewsPantau.com -- Lewat 'Gerakan Segelas Beras untuk Disabilitas' yang dicanangkan Ketua Umum HKTI Jenderal (Purn) TNI Moeldoko pada April lalu, Pertani HKTI sejak Juni lalu, membagi-bagikan sembako kepada mereka yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.
Dok newspantau/istimewa.
“Pertani HKTI siap melaksanakan program yang dicanangkan Pak Moeldoko. Gerakan pertama kita terhadap orang keterbatasan pisik tersebut ditandai suksesnya pemberian bantuan sembako kepada disabilitas di Desa Leboto, Gorontalo Utara,” kata Ketua Umum Pertani HKTI, Dian Novita Susanto, beberapa waktu lalu.

Wilayah lain yang juga menjadi titik lokasi bantuan, diantaranya adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan sebagainya.

Adapun di Jawa Timur sendiri, telah terdistribusi sebanyak 122 penerima manfaat bantuan tersebut pada 24/8 kemarin. Tepatnya, kepada penyandang disabilitas. Tiga lokasi yang menjadi tujuan Perempuan Tani (Pertani) HKTI Jatim adalah, UPT Dinas Sosial Jawa Timur Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Pasuruan, 
UPT Dinas Sosial Jawa Timur Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara di Pasuruan, dan kepada pelukis difabel di tengah pameran lukisan Museum Bank Indonesia.
Dok.newspantau/istimewa.
“Pembagian tersebut sengaja kami bagi di beberapa titik untuk semakin menyemarakkan acara sosial pembagian segelas beras disabilitas,” ujar Lia Istifhama, Ketua Pertani HKTI Jatim.

Tak lupa, keponakan Gubernur Khofifah tersebut menjelaskan maksud tujuan giat sosialnya.

“Sesuai instruksi Ketum HKTI, bahwa ini merupakan perwujudan sinergitas antara kepedulian HKTI terhadap pangan, terutama beras dan minyak, serta bentuk pembelajaran bagi kami selaku pengurusa Orsap (organisasi sayap) HKTI agar mampu meneladani spirit kemandirian dan ketangguhan kaum difabel, terutama mereka yang usianya masih remaja.”
Dok.newspantau/istimewa.
“Mereka masih muda, dan mereka memiliki semangat tinggi. Mereka membangun karya di tengah keterbatasan. Ini lah yang kemudian mengantarkan mereka pada semangat bahwa karya sangat mampu menutupi keterbatasan, terutama keterbatasan fisik. Dan terbukti, banyak dari mereka yang mampu berkarya yang mana karya tersebut, justru tidak bisa kita wujudkan.”

Doktoral UINSA tersebut lantas menjelaskan, bahwa beberapa karya mereka adalah berbagai olahan handycraft yang rapi dan indah. “Mereka mampu membuat karya indah dengan tangan atau kaki mereka. Umumnya memang keterbatasan dalam jemari, tapi nyatanya, karya mereka sangat rapi dan indah.”
Video ini menarik disimak, giat perempuan tani HKTI Jatim baksos berikan sesuatu, segelas beras dll. kepada Disabilitas Jatim.
----------------------------------------------------
Acara pembagian beras dan minyak untuk disabilitas tersebut, diserahkan langsung oleh pengurus Perempuan Tani HKTI, yaitu selain Lia sendiri, juga Nikmah Jamilah (Ketua Pertani HKTI Pasuruan), Umiyati, Shofi Shofiyah, dan Siti Fatimah Kurniasari. Selepas pembagian beras, acara pun berlanjut pada kunjungan pameran karya penyandang disabilitas, baik tuna daksa maupun tuna rungu wicara. *** @andi