Gubernur Khofifah Didampingi Kapolda Jatim Resmikan Rumah Kebangsaan Untuk Semua Organisasi Kemahasiswaan
Editor : Hendra Arfianto | 08.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Rumah Kebangsaan untuk semua organisasi kemahasiswaan di Jalan Jemursari VI No. 01 Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/9/2022).
----------------------------------------------------
Surabaya, newspantau.com -- Gubernur Jawa Timur Khofifah dan juga Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta meresmikan Rumah Kebangsaan untuk Semua organisasi kemahasiswaan Jawa Timur, tepatnya di Jalan Jemursari VI no. 01 Surabaya, Selasa (13/9/2022).
Gubernur Khofifah mengapresiasi tempat ini, karena tidak hanya tentang Social Capital, tetapi juga Intellectual Capital.
Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, mendirikan Rumah Kebangsaan. Rumah yang berada di Jl. Jemursari, Surabaya ini, diharapkan menjadi tempat konsolidasi seluruh oragnisasi mahasiswa.
"Seringkali orang memperbincangkan soal social capital, tapi relatif sedikit yang memperbincangkan intellectual capital. Ini adalah mix dari social capital dan intelectual capital," ujarnya.
Gubernur Khofifah menyebut social capital, karena organisasi mahasiswa ini adalah ekstra kampus. Menurut Gubernur Khofifah, ini adalah gabungan dari social capital dan intellectual capital yang dimiliki oleh negeri ini, dan kebetulan di Jawa Timur.
"Ini mereka menyiapkan Rumah Kebangsaan Jawa Timur, akan menjadi bagian yang sangat penting dan menjadi referensi kebangsaan bagaimana kebersamaan para intelektual muda ini membahas program program strategis, program program produktif, dan Insya Allah memberikan manfaat bagi kemajuan masyarakat bangsa dan negara Indonesia," imbuhnya.
Direktur Eksekutif Rumah Kebangsaan, Abdul Ghoni menjelaskan, bahwa Rumah Kebangsaan ini tidak ada kaitan dengan Pemilu 2024. Menurutnya, di Jawa Timur ini merupakan kekuatan mahasiswa yang sangat besar.
"Saya pikir harus dikonsolidasikan dalam bentuk yang sangat luar biasa, dan Rumah Kebangsaan ini dalam rangka mengakomodir semua organisasi kemahasiswaan, baik ekternal maupun internal," terang Abdul Ghoni.
Setidaknya, melalui Rumah Kebangsaan ini, ada 7 program kerja, dalam rangka mengakomodir kepentingan organisasi kemahasiswaan. Sebagai Rumah Bersama, selain jadi rumah konsolidasi, juga menjadi rumah kajian organisasi kemahasiswaan.
"Dalam rangka suksesi Pemilu saja, tidak dalam rangka siapa calonnya," tandasnya. *** @hendra


