Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ning Lia Bersama Pengurus Ansor Bondowoso Ajak Para Pelaku UMKM Pintar Terampil dalam Bermitra

Editor : Gus Salamun | 20.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Tengah baris belakang: Ning Lia Istifhama saat foto bersama pengurus Ansor di Pendopo Bupati usai acara dialog interaktif, Minggu (18/9/2022) malam.
---------------------------------------------------------------------
BONDOWOSO, newspantau.com – Ketua DPD perempuan tani HKTI Jatim, Lia Istifhama (sapaan Ning Lia) menjadi pembicara dalam dialog interaktif pasar rakyat di Bumi Sholawat Burdah Kabupaten Bondowoso.

Dia mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terampil dalam bermitra.
Dialog interaktif kali ini digelar di Alun-alun.

Para peserta bukan saja pelaku UMKM namun pengusaha, dan konsumen yang berada di stand Pasar Rakyat ini.

Menariknya, para pengunjung yang beruntung diberi kesempatan naik ke panggung untuk memberi testimoni usaha mereka, baik soal modal, keselamatan pekerja, daftar BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Sementara Ning Lia menyampaikan, dengan adahnya pasar rakyat ini menjadi bukti bahwa pemerintah dan rakyat itu dekat dan saling mengisi.

“Ini menunjukan bahwa pemerintah di Bondowoso benar-benar sangat merangkul dan perhatian terhadap masyarakat,”ujarnya, Minggu (18/9/2022) malam.
Masih Ning Lia, bagi para pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan usahanya bisa pinjam modal usaha ke bank.
Artinya, Bank tersebut milik pemerintah seperti Bank UMKM Jatim yang sangat mudah dan aman untuk pinjam modal.

“Jangan sampai pinjam modal malah membuat semakin terjepit dengan denda harian, atau bulanan,”tutur Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim itu.

Dalam diskusi ini, Ning Lia menjelaskan tentang program dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa soal pinjaman dengan bunga sangat ringan.

“Untuk permodalan usaha, ada pinjaman dengan bunga 0,25%. Ini dari program dari pemerintah,” terangnya.

kerja ataupun jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Sekertaris MUI Jatim, Ning Lia.

Ning Lia berpesan pada masyarakat Bondowoso terutama bagi pelaku usaha agar berhati-hati dalam memilih pinjaman, jangan sampai mudah diawal namun berapa di akhir.

“Kenali track recordnya dalam memilih pinjaman, pilihlah Bank yang dari pemerintah seperti Bank UMKM ini,” tandas ketua perempuan tani HKTI Jatim yang juga keponakan Gubernur Jatim ini.

Senada, Irwan Eka Wijaya, Direktur Pemasaran Bank UMKM Jatim, mengatakan, guna memberi daya ungkit perekonomian kerakyatan di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Bondowoso, pihaknya siap berkolaborasi dengan Ansor Bondowoso terutama pelaku usaha di Pasar Rakyat Bumi Sholawat Burdah ini.

“Kami hadir agar perekonomian ini bisa bangkit sehingga kami mempermudah para pelaku UMKM untuk mengakses permodalan,” jelasnya.

Rizal menjelaskan, pihaknya (Bank UMKM Jatim) saat ini mendapatkan bantuan subsidi Bunga dari Gubernur Jatim untuk para pelaku UMKM.

“Lah ini suku bunganya lebih murah dari pada KUR, namanya Kredit Prokesra,” ungkapnya.

Menurut Rizal, kredit Prokesra ini diharapkan oleh Gubernur Jatim agar disalurkan ke para pelaku UMKM sebanyak-banyaknya agar perekonomian di Jawa Timur bisa bangkit lebih cepat dan kuat.

“Targetnya adalah 140 miliiar dengan subsidi bunga 7,5 miliar, seluruh Jawa Timur,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Siti Masyarafatul Manna Wassalwa alias panggilan akrabnya Ning Ufa, Putri Bupati Bondowoso mengatakan, bahwa pemerintah menyadari perputaran transaksi para pelaku usaha (UMKM) ini sangat cepat karena bersentuhan dengan kebutuhan primer masyarakat.

“Kami menyadari akan potensi UMKM ini, oleh sebab itu mari kita tingkatkan kapasitas usaha mikro dan kecil agar dapat naik kelas menjadi usaha menengah. Jika UMKM maju insya Allah, otomatis perekonomian di Bondowoso maju,” pungkasnya. *** @gus/red