Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jaringan Pemuda Surabaya Siap Deklarasikan Tri Rismaharini Sebagai Jatim 1

Editor : Andi Dara | 22.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Ketum Jaringan Pemuda Surabaya (japas), MH. Soleh saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (5/10/2022).
----------------------------------------------------
Surabaya, newspantau.com -- Salah satu lembaga survei di Kota Surabaya telah melakukan survei tentang sesosok calon Gubernur Jawa Timur yang akan bertarung pada pilkada 2024 mendatang. Sementara survei dilakukan melalui kalangan milenial di seluruh provinsi Jawa Timur.

Dari hasil survei tersebut, hasilnya diketahui bahwa Khofifah Indar Parawansa masih menjadi calon kepala daerah yang paling banyak dipilih.

Pada hasil survei tersebut menempatkan elektabilitas Khofifah menorehkan poin sebesar 88,8 persen.

Namun, posisi Khofifah tampaknya akan cukup berat. Sebab, ada nama mantan Wali Kota Surabaya, yaitu Tri Rismaharini yang kini telah menjabat sebagai Menteri Sosial.

Berdasarkan hasil survei tersebut, nama Tri Rismaharini selalu membayang-bayangi Khofifah lantaran berada di posisi kedua dengan angka 76,8 persen.

Selanjutnya, berada di posisi ketiga yakni Emil Elistianto Dardak yang kini menjabat wakil Gubernur Jatim dengan angka dibawah sekian persen.

“Nama ketiga figur tersebut unggul dalam survei figur paling terfavorit sebelumnya,” MH. Soleh ketika sebelumnya telah mengetahui hasil rilis survei di kota Surabaya, Rabu (05/10/2022).

Oleh karena itu, Japas (Jaringan Pemuda Surabaya, red) berencana akan mendeklarasikan Tri Rismaharini sebagai Jatim 1 dalam waktu dekat.

“Kami siap mendeklarasikan Tri Rismaharini sebagai Jatim 1 dalam waktu dekat untuk menyongsong pilkada 2024 mendatang,” ungkap MH. Soleh selaku Ketum Japas.

Ketum Japas, MH. Soleh mengatakan, dengan perolehan angka elektabilitas 88,8 persen, posisi Khofifah sebenarnya rawan. Sedangkan sebagai pejabat publik yang telah hampir dua tahun lebih memimpin Jawa Timur, seharusnya elektabilitas Khofifah berada di atas 90 persen.

“Sehingga menurut saya bayang-bayang Risma di posisi kedua cukup mengancam. Jika Risma gagal di panggung nasional, maka bisa jadi partai yang mengusungnya pasti akan mendorong Risma ke provinsi Jawa Timur,” ujar MH. Soleh.

Setelah sebelumnya sukses menjadi Wali Kota Surabaya hingga Menteri Sosial, menurut MH. Soleh tidak ada publik figur yang lebih pas dan lebih mengerti rakyat Jawa Timur, terkecuali Tri Rismaharini sebagai Gubernur Jawa Timur kelak.

“Sejauh ini masih belum ada publik figur yang pas dan lebih mengerti rakyat Jawa Timur, terkecuali Tri Rismaharini. Sekali lagi kami tegaskan, dalam tempo 7 hari kedepan, Japas siap deklarasikan Tri Rismaharini sebagai Jatim 1,” tandas MH. Soleh selaku Ketum Japas.

“Dan Japas akan segera mendeklarasikan di seluruh Jawa Timur secara bertahap di setiap kota dan kabupaten,” tambahnya saat menggelar Press Conference (Konferensi Pers, red) dengan mengundang para awak media di salah satu kafe Excelso di tengah pusat kota Surabaya. *** @andi/hendra