Kali Ini Dihadiri Laksdya Mukhlas Sidik, JAMARAH Angkatan Ke VI Kemenag Jatim Sukses Digelar
Editor : Andi Dara | 09.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Laksamana Madya TNI (Purn), Moekhlas Sidik, saat menghadiri Jamarah, Sabtu (12/11/2022).
----------------------------------------------------
Pasuruan, newspantau.com -- Masif, Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur dibawah kepemimpinan Dr. H. Husnul Maram, M.H.I., melakukan rangkaian kegiatan positif untuk masyarakat, sebagai bentuk pelurusan segala informasi terkait pemberangkatan haji dan umrah. Diantaranya adalah dengan intensnya kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (JAMARAH) dan Sapa Jamaah Haji.
Kali ini, tepat pada Sabtu, 12 November 2022, JAMARAH Tahun 2022 Angkatan VI pun digelar di Hotel Royal Senyiur, Prigen, Pasuruan. Acara yang diselenggarakan oleh Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk kemitraan dengan Komisi 8 DPR RI, dihadiri secara langsung oleh Laksamana Madya (Laksdya) TNI (Purn.) H. Moekhlas Sidik, M.P.A., Wakil Ketua Komisi 8 DPR-RI dari Partai GERINDRA.
Politisi yang berangkat dari Dapil 2 dan sekaligus dikenal sebagai pengusaha sukses tersebut, menyampaikan apreasiasi pada Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas.
“Keputusan Gus Menteri telah mengedepankan pelayanan terbaik, terutama apa yang menjadi kebutuhan jamaah haji dan umrah. Meski jika dikaitkan budaya, masih ada saja keinginan masyarakat yang ingin dipenuhi, contohnya izin membawa air zam-zam lebih dari 5 liter. Kemudian terkait daftar tunggu, memang dipengaruhi oleh Kuota haji dan umrah yang diatur oleh Pemerintah Arab Saudi.”
Dok.newspantau/istimewa.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Laksamana Madya TNI (Purn), Moekhlas Sidik, saat menghadiri Jamarah, Sabtu (12/11/2022).
----------------------------------------------------
Menariknya, Moekhlas Sidik-lah termasuk salah satu legislator yang menginisiasi haji muda, yaitu mendaftar haji bisa dimulai dari usia 0 tahun, atau sejak seseorang dilahirkan, dengan tujuan calon jamaah bisa masuk daftar tunggu di usia muda.
Selain itu, politisi yang membangun salah satu masjid fenomenal, yaitu masjid Merah di Pandaan tersebut, memotivasi para peserta untuk membangun kotnribusi untuk negeri ini.
“Saya bersyukur masjid Merah dan warung Sumringah menjadi destinasi favorit masyarakat. Dan keberadaan tersebut sepenuhnya saya distribusikan untuk kepentingan Islam, diantaranya Pondok Pesantren. Jadi saya sengaja membangun masjid selama 7 tahun dari kantong pribadi dengan niat memang untuk Islam. Inilah yang saya harapkan, mari anak muda dan semuanya, mengabdi untuk agama dan negara.”
Dari Kemenag RI, hadir sebagai pemateri adalah Direktur Bina Umrah dan haji Khusus, Dr. H. Nur Arifin, M.Pd.
Sedangkan dari jajaran Kemenag Jatim, hadir Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur, Dr. KH. Abd. Haris Hasan, M.Pd.I., dan Sub Koord Administrasi Dana Haji dan Sistem informasi Haji Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur, Hj. Fentin Istifaiyah, MSi. Dari Kemenag Pasuruan, hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan Syaikhul Hadi, M.Fil.I., serta Kasi PHU Kemenag Kota Pasuruan, Hadi Ismanto, M.Si.
Sebagai Ketua Panitia, Fentin Istifaiyah menyampaikan tujuan berlangsungnya Jamarah yang di berbagai Kabupaten Kota di Jawa Timur.
“Jamarah menunjukkan eksistensi hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Dalam hal ini, Kemenag Hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk keterbukaan atau transparansi dalam pelayanan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Dan tentunya ini menjadi momentum meluruskan segala bentuk potensi disinformasi mengingat pemerintah telah berupaya terbaik dalam pelayanan pelaksanaan haji dan murah.”
Senada dengannya, Syaikhul Hadi mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa pemerintah, terutama. Ibu Gubernur Jatim dan Gus Menteri Yaqut Cholil Qoumas , telah berupaya maksimal dalam hal kuota haji.
Dari Kemenag RI, hadir Direktur Bina Umrah dan haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Bpk Dr. H. Nur Arifin, M.Pd.
“Izin haji berdasarkan kuota. Berdasarkan laporan Saudi Expatriates, bahwa dari 1 satu juta jemaah pada musim haji tahun 2022, jumlah kuota haji terbesar adalah yang diberikan ke Indonesia adalah 100.051 jemaah, paling besar. Dan ini tak lepas dari ikhtiar yang dilakukan pemerintah”, terang Nur Arifin.
Nur Arifin yang merupakan Doktoral UINSA Surabaya tersebut, juga menjelaskan bahwa kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi tersebut terbagi dalam kuota khusus dan reguler.
“Calon jamaah haji jangan sampai terjebak janji palsu oknum yang tidak bertanggung jawab yang berani menjamin calon jamaah haji bisa berangkat tanpa antri, padahal ternyata tidak masuk daftar antrian haji. Cara mengetahui masuk tidaknya kita dalam daftar antrian, bisa cek aplikasi haji pintar”, terang Nur Arifin.
Acara yang dimoderatori oleh Sekretaris MUI Jatim, Dr. Lia Istifhama tersebut, berjalan lancar diikuti peserta dari tokoh masyarakat, agama, maupun KBIHU Pasuruan. *** @andi/gus
#lia Istifhama
#ketua DPD pertani HKTI Jatim
#ketua III STAI taruna Surabaya
#sekretaris MUI Jatim
#aktivis perempuan Jatim
#kandidate Senator DPD RI 2024

