Upaya Cegah Bencana Alam, Dinas Kehutanan Bersama Perempuan Tani HKTI Jatim Bagikan Ratusan Bibit Untuk Warga Magetan
Editor : Gus Wawan | 09.00 wib
ke-2 dari Kanan: Dr Lia Istifhama, MEI., Ketua perempuan Tani HKTI Jatim saat hadiri pasar rakyat, festival Santri 2022, dialog interaktif dan bagikan bibit oleh dishut Jatim, Dr Ir Sumadi, MMT. di Magetan.
----------------------------------------------------
Magetan, newspantau.com -- Perlundiketahui, untuk melakukan upaya mencegah bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan, kegiatan yang harus kita lakukan adalah melestarikan lingkungan. Salah satu upaya pelestarian lingkungan adalah dengan menanam pohon.
Kegiatan penanaman pohon untuk melestarikan lingkungan harus terus dilakukan berkesinambungan.
Hal itulah yang menjadi fokus nyata aksi Dinas Kehutanan Jawa Timur yang masif dilakukan di berbagai Kabupaten Kota. Dikepalai oleh Dr Ir Jumadi MMT., Melanjutkan
Dishut menyisir berbagai wilayah untuk mengajak warga turut menanam pohon. Selain kegiatan penanaman mangrove yang rutin dilakukan bersama Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumadi dan jajaran Dishut serta CDK (Cabang Dinas Kehutanan), juga mengisi acara Pasar Rakyat dan Festival Santri 2022 dengan dialog interaktif sekaligus pembagian bibit pohon.
Sebut saja, Bojonegoro, Bondowoso, Madiun, Trenggalek, Ngawi, dan kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupetan Magetan.
Berlangsung di GOR Ki Mageti pada 24/10, Dishut Jatim yang diwakili oleh CDK Wilayah Kerja Madiun, Ir. Didik Susanto, dan Nova Zuhria Amana, S.P., M.P.,Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Kedatangan mereka bukan hanya pembagian 200 bibit pada pengunjung pasar rakyat yang dihelat oleh Ansor Kabupaten Magetan bersama DMR Production, melainkan juga mengisi dialog interaktif.
Dipandu Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim, Ning Lia Istifhama, dialog tersebut juga menghadirkan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Magetan, Habib Mustofa dan penyanyi dangdut fenomenal, Cak Sodiq New Monata.
"Dialog ini sangat gayeng dan penting sebagai bentuk ajakan masyarakat untuk turut menjaga alam, apalagi potensi hutan di Magetan sangat tinggi," ujarnya (8/10).
Didik Susanto, Kepala CDK Wilayah Madiun, menyampaikan pesan dari Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi agar CDK di berbagai wilayah kerja, turut memperkuat spirit sedekah oksigen yang selama ini digaungkan Gubernur Jawa Timur, ibu Khofifah Indar Parawansa.
“Selaras dengan spirit sedekah oksigen yang selama ini digaungkan Ibu Gubernur Khofifah, kehadiran kami merupakan bentuk harapan kami agar kita semua sama-sama memikirkan kelangsungan dan kelestarian alam demi anak cucu kita. Apalagi saat ini banyak fenomena cuaca ekstrem dan banjir di berbagai daerah,” terangnya.
Dok.newspantau/istimewa.
Sedangkan Ning Lia, sapaan akrab Dr Lia Istifhama, MEI., yang juga keponakan Gubernur Khofifah ini, tak segan-segan menyampaikan apresiasinya pada Dishut Jatim dan Ansor Magetan.
“Kami bersama tim DMR dalam gelaran festival pasar rakyat di berbagai daerah, banyak dibantu oleh Dishut Jatim, yaitu kegiatan sosial pembagian bibit pohon agar pengunjung yang hadir turut serta berbuat nyata dalam kelestarian alam. Apalagi ada keterlibatan Ansor setempat yang sangat mendukung, seperti yang dilakukan Ansor Magetan.”
Tak lupa, aktivis asal Surabaya tersebut melontarkan harapan agar masyarakat turut sebagai ‘polisi hutan’, yaitu ikut menegur jika mengetahui ada ‘tindakan nakal’ dari oknum tertentu yang merusak hutan. *** @gus/andi
#dinas kehutanan pemprov jatim
#Sumadi #bagikan bibit pohon
#ke warga Magetan #lestarikan alam
#perempuan tani HKTI Jatim
#lia istifhama

