Puji Akselerasi Penyelamatan Sekolah Swasta, Anggota DPD RI Lia Istifhama Hadiahkan Pantun ke Mendikdasmen Abdul Mu'ti
Editor : NurFadilah | 13.00 wib
Dok.newspantau/istimewa.
Bertemu Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Senator Lia Istifhama Harap Perlakuan Khusus Beasiswa Anak Terlantar. (Foto: tim Lia Istifhama).
----------------------------------------------------------------
Surabaya, NewsPantau.com -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Dr. Lia Istifhama, M.E.I tidak hanya dikenal sebagai senator idola kalangan anak muda, tetapi kini mendapat perhatian besar dari para guru di seluruh Indonesia.
Hal ini tidak lepas dari komitmen dan perjuangannya yang tiada henti untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia. Salah satu upaya nyata yang dilakukan Ning Lia sapaan Lia Istifhama adalah mendorong akselerasi penyelamatan pendidikan.
Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Ning Lia mengapresiasi mendalam terhadap upaya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Abdul Mu'ti, yang gencar melakukan akselerasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ning Lia menunjukkan cara unik mengapresiasi langkah cepat Kemendikdasmen melalui sebuah pantun yang mengundang gelak tawa dan kekaguman.
Saat rapat di Senayan, senator asal Jawa Timur ini menghadiahkan pantun spesial kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
"Beli ketan dapat bonus sambal terasi, Mendikdasmen lakukan percepatan, kita semua gercep apresiasi," ujar Ning Lia dengan penuh semangat.
Pantun tersebut tidak hanya menggambarkan apresiasi yang hangat terhadap kebijakan percepatan pendidikan, tetapi menjadi viral di media sosial. Kejutan berikutnya datang saat Ning Lia menutup pantunnya dengan sebuah barisan yang kocak namun penuh makna.
"Ubur-ubur ikan lele, pendidikan kian super jika kerjasama dengan DPD," ungkap Ning Lia, yang langsung disambut senyum lebar dari seluruh anggota DPD RI yang hadir.
Ning Lia menekankan pentingnya akselerasi penyelamatan sekolah swasta dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, salah satu isu besar yang selalu muncul menjelang pendaftaran siswa baru adalah masalah pagu sekolah negeri yang sangat terbatas. Isu ini menciptakan banyak tantangan, baik bagi siswa maupun orang tua.
"Orang tua masih memiliki stereotipe bahwa sekolah harus selalu negeri. Sampai banyak orang tua yang meminta kepala sekolah menambah pagu karena anaknya tidak diterima di sekolah negeri. Kepala sekolahnya menjerit kebingungan. Inilah yang menyebabkan seringkali banyak masalah terkait pagu sekolah," ungkap senator cantik asal Jawa Timur tersebut.
Keterbatasan kuota pada sekolah negeri seringkali membuat orang tua dan siswa merasa stres, terutama saat pendaftaran siswa baru. Banyak orang tua yang tetap bersikeras agar anak-anak mereka diterima di sekolah negeri, meskipun ada banyak sekolah swasta dengan kualitas pendidikan yang sangat baik.
"Padahal, sekolah negeri itu bukan segalanya. Banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas pendidikan yang sangat bagus. Hanya saja, mindset masyarakat dan orang tua perlu diubah. Mereka perlu menyadari bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya ada di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta," tambah Ning Lia.
Ning Lia mengapresiasi langkah-langkah cepat yang telah diambil Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti, terkait percepatan kualitas pendidikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan merata.
“Dengan kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, DPD, serta sektor pendidikan swasta, diharapkan dapat tercipta peluang pendidikan yang lebih luas bagi semua anak Indonesia,” tegas Ning Lia.
Pentingnya kerja sama antara sekolah negeri dan swasta akan memungkinkan tercapainya tujuan pendidikan nasional yang lebih merata dan berkualitas.
"Tujuan kita bersama adalah untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa, tanpa terkendala oleh latar belakang sekolah mereka," ujar Ning Lia.
Sekolah swasta memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Keberadaan sekolah swasta memberikan alternatif bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan bagi orang tua yang mencari pilihan pendidikan dengan pendekatan lebih personal.
Dok.newspantau/istimewa.
Beberapa sekolah swasta bahkan memiliki program unggulan yang tidak ditemukan di sekolah negeri, sehingga menjadi pilihan tepat bagi anak-anak yang membutuhkan pendidikan dengan kualitas terbaik.
"Akselerasi penyelamatan sekolah swasta dan perubahan mindset masyarakat mengenai keberadaan sekolah swasta menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pendidikan Indonesia yang lebih baik. Dengan adanya kebijakan yang mendukung akselerasi pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, serta perubahan pola pikir yang lebih terbuka terhadap sekolah swasta, diharapkan setiap anak Indonesia akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” papar Ning Lia. *** @nur/totok
#Pantun
#Sekolah Swasta
#Sekolah Negeri
#Mendikdasmen
#Abdul Mu'ti
#Anggota DPD RI
#Lia Istifhama




