Kelurahan Tandes Kecamatan Tandes Kota Surabaya Gelar Sedekah Bumi dan Bersih Desa Selama Dua Hari
Editor : Andi Makasar | 00.01 wib
Camat Tandes, Febri Adhitya Prajatara saat menghadiri sedekah bumi dan Bersih Desa di Kelurahan Tandes, Sabtu dan Minggu (25-26/10/2025).
SURABAYA, NewsPantau.com -- Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes menggelar acara Sedekah Bumi dan Bersih Desa yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 25-26 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada.
Acara bersih desa diawali dengan pawai jalan kaki yang start dan finishnya berada di depan Kantor Kelurahan Tandes.
Dok.newspantau/istimewa.
Lurah Tandes, Amanda Suryawan, A.Md saat ditemui wartawan ia mengatakan, bahwa Kegiatan yang dilaksanakan dua hari ini meliputi : hari pertama yaitu Sabtu tanggal 25/10/2025 pengajian, hari kedua tasyakuran dengan penyajian tumpeng dan festival ancak pada hari Minggu, 26/10/2025, dilanjutkan.
Camat Tandes, Febri Adhitya Prajatara saat foto bareng lurah dan warganya.
"Dengan hiburan pertunjukan reog, jaranan dan barongsai. Dan ditutup malam nanti Pentas seni dan hiburan campursari," terang Amanda.
Dok.newspantau/istimewa.
Lurah Tandes berharap kegiatan ini dapat membawa keberkahan dan keselamatan bagi warga kelurahan Tandes. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan melestarikan budaya.
Warga wilayah Kelurahan Tandes masih menjalankan tradisi bersih desa (Sedekah Bumi). Juga kesenian yang ditampilkan di wilayah kelurahan menunjukkan keragaman suku, ras dan agama tetap guyub dan rukun.
Dok.newspantau/istimewa.
Sementara itu di tempat yang sama, Camat Tandes, Febri Adhitya Prajatara, kepada wartawan yang menemui menyatakan bahwa ini merupakan kegiatan rutin tahunan, dan ada empat kelurahan yang melaksanakan kegiatan semacam ini yaitu bersih-bersih desa seperti Kelurahan Manukan Kulon, Karang Poh, Balong Sari, dan Kelurahan Tandes," tandas Febri.
Dok.newspantau/istimewa.
Lebih lanjut dikatakan, “Kegiatan ini merupakan wujud gotong royong warga kelurahan Tandes untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kerukunan antarwarga,“ pungkas Febri. *** @andi makasar





