Senator Lia Istifhama: Om Suka Gaya blak-blakan Menteri Bahlil Bikin Energi Pemuda Semangat
Editor : Nur Fadilah | 12.00 wib
Kiri: Bahlil Lahadalia menteri Energi dan SDM RI dan Dr. Lia Istifhama anggota DPD RI asal Jawa Timur saat hadiri pembukaan Tanwir XXXIII IMM di UMM, Rabu (29/10).
MALANG, NewsPantau.com – Momen menarik terjadi di pembukaan Tanwir XXXIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang digelar di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (29/10/2025). Dalam forum bergengsi yang mengusung tema “Energi Kolektif untuk Negeri” itu, Senator DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia mengapresiasi kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia.
Selain Bahlil dan Sultan, turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto, serta Prof. Muhadjir Effendy yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji.
Suasana Tanwir terasa hidup sejak awal. Ribuan kader IMM dari seluruh Indonesia memenuhi Dome UMM dengan semangat luar biasa. Apalagi ketika Bahlil menyampaikan orasi energinya yang khas — lugas, cepat, dan penuh emosi positif.
Dalam kesempatan itu, Bahlil menegaskan pentingnya kemandirian energi dan semangat kolektif pemuda dalam membangun negeri.
“IMM ini calon pemimpin bangsa. Jangan berhenti di wacana, turun tanganlah mengeksekusi gagasan. Negeri ini butuh anak muda yang punya visi dan keberanian,” ujar Bahlil tegas, disambut tepuk tangan riuh peserta Tanwir.
Usai acara, Ning Lia yang dikenal sebagai senator cantik itu dan dekat dengan kalangan mahasiswa, menuturkan kesannya bertemu dengan sosok Bahlil.
Kiri: Bahlil Lahadalia menteri Energi dan SDM RI dan Dr. Lia Istifhama anggota DPD RI asal Jawa Timur saat hadiri pembukaan Tanwir XXXIII IMM di UMM, Rabu (29/10).
Dengan gaya khasnya yang hangat dan jenaka, Ning Lia mengungkapkan. “Om Bahlil itu kalau ngomong soal energi, ngegasnya luar biasa. Tapi justru itu yang kita butuh sosok pemimpin yang berani gaspol untuk kemandirian bangsa,” ujarnya sambil tersenyum.
Menurut Ning Lia, gaya “ngegas” Bahlil bukan sekadar retorika, tapi cerminan energi kolektif nasional yang tengah dibangkitkan.
Ia menilai pesan utama Bahlil sejalan dengan semangat Tanwir IMM yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, akademisi, dan generasi muda. “Energi kolektif itu bukan cuma soal minyak dan gas, tapi juga tentang moral, intelektual, dan spiritual. IMM punya peran strategis untuk menjaga nyala energi positif bangsa ini,” tambah Lia yang juga dikenal aktif mengadvokasi isu pendidikan dan peran perempuan.
Sebelumnya, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dalam pidato kuncinya bertajuk “Gerakan Mahasiswa, Etika Politik Muhammadiyah, dan Demokrasi Hijau” mengajak kader IMM untuk memperkuat tradisi etika politik dan kepemimpinan berintegritas.
Menurut Sultan, mahasiswa Muhammadiyah memiliki DNA moral yang kuat untuk menjadi penggerak perubahan yang berkelanjutan. “Gerakan mahasiswa harus menjadi energi hijau demokrasi bukan sekadar reaktif, tapi juga reflektif dan solutif,” tuturnya. *** @nurf

