Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Jatim Raih Dua Penghargaan TP2DD 2025: Jawa Timur Miliki Ekosistem Pemerintahan Adaptif dan Responsif terhadap Perkembangan Zaman
Editor : Andi Makasar | 11.30 wib
Dr. Lia Istifhama anggota DPD RI asal Jawa Timur. Foto istimewa.
SURABAYA, NewsPantau.com -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Award 2025, Jawa Timur berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi daerah dalam mendorong transformasi digital di sektor fiskal.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti bahwa upaya digitalisasi yang dijalankan pemprov bersama pemerintah kabupaten/kota berjalan di jalur yang tepat.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa digitalisasi fiskal di Jawa Timur makin efektif, transparan, dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat. Sistem pembayaran digital, pelayanan publik berbasis elektronik, hingga optimalisasi PAD kini bisa dirasakan langsung manfaatnya,” ujar Khofifah.
Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh elemen—mulai dari perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, pelaku perbankan, hingga masyarakat sebagai pengguna layanan. Transformasi digital, kata Khofifah, bukan hanya soal teknologi, tetapi soal membangun tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, murah, dan akuntabel.
Sementara itu, Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama (Ning Lia), turut menyampaikan apresiasinya atas capaian pemprov. Ning Lia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Jawa Timur memiliki ekosistem pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Jawa Timur. Digitalisasi fiskal bukan hanya memperkuat sistem tata kelola keuangan, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat,” ujar Ning Lia.
Menurutnya, era digital menuntut kecepatan dan transparansi. Karena itu, penghargaan TP2DD ini sejalan dengan harapan publik agar pemerintah terus berinovasi dan memperkuat integritas birokrasi. Ning Lia juga mendorong agar sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan lembaga keuangan semakin dipertajam untuk menjaga keberlanjutan inovasi digital.
Penghargaan TP2DD 2025 menjadi energi baru bagi Jawa Timur untuk semakin memperluas ekosistem digital, memperkuat sistem pembayaran elektronik, dan memastikan setiap program transformasi digital mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.






