Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tebak Nama Wawali, Gaya Interaktif Ning Lia Bikin Santri Roudlotul Ulum Makin Semangat Percaya Diri

Editor : Syamsul Anam | 00.01 wib
Dr. Lia Istifhama Anggota DPD RI Jawa Timur. (Foto: NP/Istimewa).

PASURUAN, NewsPantau.com – Suasana Haflah Imtihan dan wisuda santri di Roudlotul Ulum, Wirogunan, Kota Pasuruan, Selasa (17/2), berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Selain pantun, momen interaktif lain yang mencuri perhatian terjadi saat Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama mengajak para santri bermain tebak-tebakan.

Di hadapan para kiai, ustadz, wali santri, serta tamu undangan, Ning Lia—sapaan akrabnya—melemparkan pertanyaan sederhana namun memancing antusiasme.

“Siapa nama Wakil Wali Kota Pasuruan?” tanya Lia dari atas panggung.

Serentak ratusan santri menjawab lantang, “Haji Nawawi!”

Jawaban kompak itu langsung disambut tepuk tangan meriah dan sorakan gembira dari seluruh hadirin, termasuk Wakil Wali Kota Pasuruan Nawawi yang turut hadir dalam acara tersebut.
Lia menjelaskan, pendekatan tebak-tebakan sengaja ia gunakan untuk melatih keberanian anak-anak tampil dan berbicara di depan umum. Menurutnya, metode sederhana seperti itu efektif membangun kepercayaan diri sekaligus mempererat kedekatan antara santri dan lingkungan sosialnya.
Dr. Lia Istifhama Anggota DPD RI Jawa Timur. (Foto: NP/Istimewa).

“Anak-anak harus berani tampil, berani menjawab, dan merasa senang saat belajar. Dari situ akan tumbuh kepercayaan diri dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan tidak harus selalu kaku. Justru dengan pendekatan yang menyenangkan, nilai-nilai pendidikan akan lebih mudah diterima dan membekas dalam diri anak.
Melalui tebak-tebakan tersebut, Lia juga ingin mengenalkan santri pada tokoh-tokoh daerah sebagai bagian dari pendidikan kewargaan. Ia menilai penting bagi generasi muda untuk mengenal pemimpin di daerahnya sendiri.

“Santri harus mengenal lingkungannya, termasuk para pemimpinnya. Dari situ akan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap daerah,” jelasnya.
Rangkaian Haflah Imtihan Roudlotul Ulum tahun ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga ruang pembelajaran yang menggembirakan. Interaksi hangat, pantun, dan tebak-tebakan dari Ning Lia menjadikan suasana wisuda terasa hidup dan berkesan.

Para wali santri pun tampak antusias melihat anak-anak mereka berani tampil dan menjawab pertanyaan di depan umum.

“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia,” pungkas Lia.  *** @syamsulA/red