Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lebaran 1447 H, Gubernur Khofifah Resmi Berangkatkan 9.230 Peserta Mudik Gratis Jawa Timur, Meriah!

Editor : Andi Makasar | 05.00 wib

Dok.newspantau/istimewa.

SURABAYA, NewsPantau.com -- Suasana di depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur pada Kamis pagi, (19/3/2026), tampak meriah. Ribuan warga berkumpul dengan senyum sumringah saat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 4.000 peserta program Mudik Gratis Angkutan Lebaran Pemprov Jatim Tahun 1447 H.

​Program rutin tahunan ini kembali hadir sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan tentu saja ramah di kantong bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

​Momentum Pererat Silaturahmi dan Gotong Royong

​Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa mudik bukan sekadar rutinitas pulang kampung. Baginya, ini adalah momen sakral untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Dok.newspantau/istimewa.

​“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebahagiaan, mempererat tali kekeluargaan, serta membawa keberkahan bagi panjenengan semua,” ujar Khofifah di sela-sela prosesi pemberangkatan.

​Tahun ini, cakupan mudik gratis mencakup berbagai moda transportasi. Selain bus, Pemprov Jatim juga memfasilitasi truk pengangkut sepeda motor hingga kapal laut. Total pemudik yang terlayani mencapai 9.230 orang, termasuk rute Jakarta–Jawa Timur yang sudah diberangkatkan lebih awal.

​Inovasi Digital: Pantau Posisi Bus via Transjatim Ajaib

​Ada yang berbeda pada pelaksanaan mudik tahun 2026 ini. Pemprov Jatim menyuntikkan teknologi GPS pada setiap armada bus. Hal ini memungkinkan keluarga pemudik memantau posisi kendaraan secara real-time melalui aplikasi Transjatim Ajaib.

​“Semua armada bus bisa dipantau posisinya melalui Transjatim Ajaib, sehingga keluarga yang menunggu kedatangan pemudik bisa mendapat kepastian waktu perjalanan dan sampai mana posisi busnya,” terang Khofifah.

​Langkah ini diambil untuk meningkatkan rasa aman bagi penjemput di kampung halaman, sekaligus memastikan transparansi layanan selama di perjalanan.

​Sabet Rekor MURI dan Fokus Keselamatan

​Tak hanya soal seremoni, komitmen Khofifah dalam keselamatan transportasi membuahkan apresiasi internasional. Di sela acara, ia menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pemrakarsa Pembangunan Palang Pintu dan Pos Jaga Kereta Api Terbanyak, dengan total 132 unit.

Dok.newspantau/istimewa.

​Upaya ini sejalan dengan target zero accident yang dicanangkan Pemprov Jatim. Dengan mengalihkan pemudik dari sepeda motor ke bus, risiko kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan.

Tips Mudik Aman: Terapkan Prinsip 4S

​Sebelum melepas rangkaian bus, Khofifah sempat membagikan paket bekal perjalanan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi kru angkutan. Ia juga menitipkan pesan penting bagi para pemudik dan pengemudi agar tetap waspada dengan prinsip 4S.

​“Mari kita jadikan mudik tahun ini sebagai perjalanan yang aman dan nyaman. Tetap terapkan prinsip 4S: Siap kendaraan, Siap pengemudi, Siap aturan, dan Siap doa,” pesannya menutup sambutan.

​Program mudik gratis ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan kebutuhan jelang lebaran, tetapi juga menjadi barometer pelayanan publik yang inklusif di Jawa Timur. *** @andi/red