Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

VinFast Luncurkan Mobil Listrik Keluarga di Pameran Otomotif Grand City Surabaya

Editor : Andi Makasar | 16.30 wib
Dok. NP/ istimewa.

SURABAYA, NewsPantau.com – News Pantau Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi memperkenalkan model kendaraan listrik terbaru yang dirancang khusus untuk kebutuhan keluarga Indonesia dalam ajang pameran otomotif yang berlangsung di Grand City Surabaya pada 26–31 Mei 2026.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari komitmen VinFast dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional sekaligus memperluas pilihan kendaraan listrik bagi masyarakat Indonesia.

CEO VinFast Indonesia, Karyanto, mengatakan perusahaan terus memperkaya portofolio produknya untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

"Setelah menghadirkan VF 3, VF 6, dan VF 7, kini kami memperkenalkan kendaraan yang dirancang khusus untuk kebutuhan keluarga Indonesia. Kami ingin menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang semakin lengkap bagi konsumen," ujar Karyanto saat pembukaan pameran.
CEO VIN FAST
Menurutnya, Jawa Timur merupakan salah satu pasar strategis bagi VinFast. Pertumbuhan ekonomi yang positif serta meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menjadi faktor penting dalam ekspansi perusahaan di wilayah tersebut.

"Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mendorong adopsi kendaraan listrik. Karena itu, wilayah ini menjadi salah satu fokus utama pengembangan pasar VinFast di Indonesia," katanya.

Karyanto menjelaskan, model terbaru tersebut melengkapi lini produk VinFast yang sebelumnya lebih banyak menyasar segmen tertentu. Kehadiran kendaraan baru ini diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, mulai dari kebutuhan keluarga, kendaraan operasional bisnis, hingga kendaraan dinas.

Meski optimistis terhadap prospek pasar, VinFast belum menetapkan target penjualan khusus untuk model terbaru tersebut.

"Karena produk ini baru diluncurkan, fokus kami saat ini adalah memaksimalkan seluruh potensi pasar yang ada, khususnya di Jawa Timur," ujarnya.
Dari sisi produksi, VinFast mengaku siap memenuhi permintaan pasar. Pabrik perakitan yang telah mulai beroperasi sejak bulan lalu membuat perusahaan lebih leluasa menjaga ketersediaan unit.

"Kapasitas produksi kami bisa mencapai 50 ribu unit per tahun. Dengan fasilitas yang sudah berjalan, kami dapat merespons peningkatan permintaan pasar dengan lebih cepat," kata Karyanto.
Dok. NP/ istimewa.

Ia juga menilai potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dapat menjadi momentum yang mempercepat transisi masyarakat menuju kendaraan listrik.

"Saat harga BBM meningkat, masyarakat akan semakin mempertimbangkan efisiensi biaya transportasi. Kondisi itu dapat mendorong percepatan peralihan ke kendaraan listrik," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, VinFast kembali menawarkan dua skema kepemilikan kendaraan, yakni pembelian unit beserta baterai atau pembelian kendaraan dengan sistem sewa baterai.

Melalui program sewa baterai, konsumen tidak perlu khawatir terhadap penurunan performa baterai karena perawatan dan penggantian menjadi tanggung jawab perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara bagi konsumen yang memilih membeli baterai, VinFast juga menyediakan garansi yang diklaim kompetitif.

Untuk pasar Surabaya, kendaraan terbaru VinFast dipasarkan dengan harga sekitar Rp402 juta termasuk baterai. Adapun skema berlangganan baterai ditawarkan dengan harga sekitar Rp341 juta.
Sebagai bagian dari program peluncuran, VinFast memberikan potongan harga sebesar Rp16 juta bagi 2.000 konsumen pertama di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat program promosi.

Melalui partisipasinya dalam pameran otomotif Grand City Surabaya, VinFast berharap dapat memperluas penetrasi pasar sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik di Jawa Timur yang dinilai memiliki prospek besar bagi pertumbuhan industri otomotif ramah lingkungan.  *** @andimakasar