Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kemacetan Berjam-jam di Akses Tol Margomulyo--Tandes, Warga Surabaya Minta Solusi Konkret

Editor : Andi Makasar | 09.00 wib
Dok. Istimewa.

SURABAYA, NewsPantau.com — Kemacetan panjang dikeluhkan pengguna jalan di kawasan akses keluar Tol Tandes menuju Margomulyo, Surabaya, pada Senin (26/10/2026). Kepadatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menghambat aktivitas masyarakat dan membuat perjalanan pengendara tersendat selama berjam-jam.

Antrean kendaraan didominasi truk gandeng dan kontainer yang melintas di jalur tersebut. Besarnya volume kendaraan, ditambah gangguan lalu lintas, menyebabkan arus kendaraan bergerak lambat dan berdampak pada pengguna jalan lainnya yang hendak bekerja maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan informasi dari pihak terkait, kepadatan lalu lintas tersebut dipicu oleh sebuah truk yang mengalami mogok. Selain itu, Simpang Margomulyo turut terdampak pemadaman listrik dari PLN sehingga lampu pengatur lalu lintas atau traffic light sempat padam.

Kondisi tersebut turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan di kawasan yang menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang tersebut.

Warga Keluhkan Kemacetan yang Berulang
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kemacetan di kawasan Tandes menuju Margomulyo bukan hanya terjadi pada hari itu. Menurut keluhan warga sekitar, kepadatan kendaraan kerap terjadi pada jam berangkat kerja di pagi hari dan jam pulang kerja pada sore hari.

Warga berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama instansi terkait dapat mengevaluasi pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut agar kemacetan tidak terus berulang.
Salah satu usulan yang disampaikan warga adalah mengkaji kemungkinan pengalihan arus kendaraan atau pengaturan titik putar balik di sekitar pos polisi Bundaran Tandes. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan yang menuju Margomulyo.
Namun, usulan tersebut perlu dikaji berdasarkan kondisi jalan, keselamatan pengguna jalan, pergerakan kendaraan berat, serta dampaknya terhadap arus lalu lintas di sekitarnya.
Dok. Istimewa.

Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya: Akan Dievaluasi
Menanggapi keluhan warga dan usulan terkait pengaturan arus kendaraan, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Beta Ramadhani, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Baik, kami evaluasi, Pak. Memang kendaraan yang lewat juga besar-besar sehingga arus berjalan lambat,” demikian tanggapan Beta Ramadhani atas masukan mengenai kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.

Pernyataan itu menjadi respons atas harapan masyarakat agar penanganan kemacetan tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan di jalan, tetapi juga mempertimbangkan kepadatan rutin pada jam-jam sibuk.

Evaluasi diharapkan dapat mencakup pola pergerakan kendaraan berat, pengaturan arus di titik rawan kemacetan, serta kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Dok. Istimewa.

Warga Berharap Ada Penanganan Berkelanjutan
Masyarakat berharap adanya koordinasi antara Dishub, kepolisian, dan instansi terkait untuk mencari solusi yang efektif terhadap kemacetan di jalur Tandes menuju Margomulyo.

Selain penanganan kendaraan mogok dan antisipasi gangguan lampu lalu lintas, pengaturan kendaraan berat serta evaluasi pada jam sibuk dinilai perlu menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan.

Warga berharap evaluasi yang dilakukan dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata sehingga kemacetan yang berulang tidak terus menghambat aktivitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang di Kota Surabaya.   *** @andi/tim