Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hercules Geram Sebut Listyo Pengkhianat Bangsa hingga Tertawa Namanya Masuk Daftar Target Penyadapan

Editor : Andi Makasar | 22.00 wib
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules mengaku tidak mempersoalkan namanya masuk dalam daftar orang yang diduga disadap oleh Listyo Sigit Prabowo Cs.

Jawa Barat, NewsPantau.com -- Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules mengaku tidak mempersoalkan namanya masuk dalam daftar orang yang diduga disadap oleh Listyo Sigit Prabowo Cs.

Hercules justru merasa heran karena dirinya dinilai bukan siapa-siapa dan hanya masyarakat biasa.

"Kalau Hercules yang disadap ya biarin saja. Jadi enggak pusing kalau saya sendiri disadap," kata Hercules di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).

Ia mengaku terkejut setelah mengetahui namanya berada di urutan ke-25 dalam daftar tersebut.

"Makin hebat aja Hercules ya. Ini berarti sangat-sangat diperhitungkan, loh. Padahal, saya biasa-biasa saja," ujarnya.

Hercules juga merasa heran karena penyadapan itu turut menyasar Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah petinggi pemerintahan.
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules mengaku tidak mempersoalkan namanya masuk dalam daftar orang yang diduga disadap oleh Listyo Sigit Prabowo Cs.

"​Saya bukan pejabat negara. Saya bukan mengelola perusahaan negara. Saya bukan cawe-cawe hukum atau cawe-cawe hadap-hadap menteri, minta-minta proyek," imbuhnya.

Meski demikian, Hercules mengaku tidak mempermasalahkan jika dirinya secara pribadi menjadi sasaran penyadapan.

Di sisi lain, ia menyampaikan keprihatinan atas dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi Polri.

Menurutnya, tindakan tersebut semestinya tidak terjadi, terlebih jika menyasar kepala negara dan pejabat pemerintahan.
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules mengaku tidak mempersoalkan namanya masuk dalam daftar orang yang diduga disadap oleh Listyo Sigit Prabowo Cs.

Hercules bahkan menyebut pihak yang diduga melakukan penyadapan sebagai pengkhianat bangsa, rakyat, dan negara.

"Kalau saya pribadi ikut prihatin gitulah, ikut prihatin. Bapak ini kan seorang (mantan) Kapolri yang diamanahkan oleh negara ya, untuk membantu presiden, untuk menjaga keamanan dan juga menjaga presiden juga, menjaga rakyat juga," ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan tanggung jawab aparat dalam menjaga keamanan negara dan melindungi masyarakat.  *** @andi/tim

#hercules  #listyosigit #penyadapan #pengkhianat #beritahariini