Dua Tahun Khofifah-Emil Pimpin Jatim, Aktivis Millenial : Ini Pentingnya Toladani Tagline Jatim Bangkit
Editor : Sulis Setiawan | 21:40 WIB
Semangat ini lantas menginspirasi banyak pihak, diantaranya Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jatim Dr Lia Istifhama, MEI, dan Ketua Laziz NU Surabaya, Gus Yusuf Hidayat.
“Spirit Jatim Bangkit ini sangat disayangkan jika tidak menjadi teladan kita semua. Hal ini sudah kami gaungkan dalam beberapa giat Perempuan Tani HKTI,” ujar Dr Lia Istifhama MEI, Ketua DPD PT HKTI Jatim.
“Sesuai rilisan diterima newspantau.com, Salah satunya saat pelantikan DPC Perempuan Tani HKTI Sidoarjo di pendopo wisatawibawa. Saat itu, kami sampaikan bahwa Jatim Bangkit ini penting untuk menjadi perhatian dan direalisasikan melalui sinergi banyak peran. Kami contohkan tumbuhnya destinasi wisata berkuda di wilayah eks lumpur Lapindo Tanggulangin Sidoarjo. Wilayah tersebut sempat menjadi kampung mati untuk beberapa waktu. Lantas, didirikan sebuah destinasi sekaligus tempat edukasi berkuda. Yang terjadi kemudian adalah efek domino tumbuhnya sektor usaha produktif masyarakat,” tambahnya.
“Jadi Jatim Bangkit disini adalah bagaimana kita bersama-sama fokus saling mensupport pertumbuhan ekonomi. Dan caranya bisa dimulai dari aspek paling sederhana yaitu menumbuhkan potensi lokal setiap daerah masing-masing,” tandas tokoh muda yang sebelumnya masuk dalam 100 tokoh muda nasional versi APN.
Sedangkan Gus Yusuf yang merupakan tokoh NU mengatakan, harapannya terkait tagline Jatim Bangkit yang selama ini digaungkan oleh Gubernur Khofifah.
“Bu Khofifah di dua tahun ini terbukti telah mampu melaksanakan nawa bhakti satya. Diantara buktinya adalah banyak penghargaan yang diterima oleh Pemprov Jatim. Ini merupakan wujud nyata bahwa Jawa Timur ikon propinsi yang baik di kancah nasional,” jelasnya.
“Harapan saya, semua yang telah baik berjalan, akan semakin baik ke depan. Bagaimana kita semua, wabilkhusus kita yang merupakan masyarakat Jatim, bergandeng tangan mewujudkan Jatim Bangkit. Pandemi 2020 lalu harus menjadi pelajaran yang berharga dan bisa kita ambil hikmahnya, agar supaya kita semakin semangat bangkit dari semua keterpurukan. Bekerja lebih ekstra dan berbuat lebih banyak kebaikan. Yang penting tetap fokus berbuat baik, jangan sampai kita terpancing tindakan yang mudlorot”, pungkasnya. (anm/yant).











