Walaupun kasus Covid-19 Melandai, Pemkot Surabaya Tetap Gencarkan Brantas Mata Rantai Penularan
Editor : AndiDara | 01:00 WIB
News-Pantau.Com, SURABAYA - Walaupun angka penularan Covid-19 di Surabaya terpantau melandai, namun Pemerintah Kota Surabaya bertekad tidak akan mengendurkan sedikit pun upaya pemberantasan mata rantai penularan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa dirinya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur dan Surabaya, untuk membahas bagaimana Surabaya yang sudah zona oranye ini dapat turun menjadi zona kuning.
“Hari Senin depan kami akan mengadakan rapat khusus dengan jajaran Forkopimda semua, untuk bagaimana Surabaya ini segera turun dari zona oranye ke zona kuning dalam kurun waktu satu bulan ini,” tuturnya.
Lanjut, Eri Cahyadi menambahkan, Surabaya harus lekas menjadi zona kuning, supaya perekonomian dapat kembali pulih dan kesejahteraan warga bisa bangkit kembali.
“Gotong royong panjenengan adalah semangat bagi kami, dan itulah yang membuat kami terus bergerak dan lebih gencar lagi. Insyaallah, kami dengan Forkopimda akan berjuang mati-matian,” ungkapnya.
Untuk memastikan hal tersebut, ia menyatakan akan memotong dari hulu hingga hilirnya, mulai dari penyiapan Bed Occupancy Rtio (BOR) di setiap rumah sakit. Tidak hanya itu, seluruh jajaran Forkopimda Surabaya tetap akan turun untuk melakukan sosialisasi dan pengertian kepada warga untuk tetap disiplin prokes.
“Kalau hulunya kita potong dan hilirnya kita siapkan, Insyaallah akan berakhir. Untuk BOR Alhamdulillah sudah kita siapkan,” pungkas Eri Cahyadi.
(And/Hos).
