Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gubernur Khofifah didampingi Bupati Ikfina Tinjau Vaksinasi berbasis Gotong Royong, di Trowulan Kabupaten Mojokerto

Editor : Ch.Anam | 23:10 WIB

Dok.newspantau/istimewa.
Gubernur  Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati seusai meninjau vaksinasi gotong royong di Mitra Produksi Sigaret (MPS) PT.Ittihad Rahmat Utama, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/9/2021) siang.
---------------------------------------------------------------------------

News-Pantau.Com, MOJOKERTO - Perlu diketahui, capaian vaksinasi gotong-royong di Jawa Timur masih tergolong rendah. 

Berdasarkan data Dashboard Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Kamis (2/9/2021) sore, tercatat cuma 59 ribu masyarakat Jatim terutama pekerja pabrik yang menjalani vaksinasi berbasis gotong royong tersebut.

Adapun capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Jawa Timur kurang lebih tembus 10 juta. Sedangkan dosis kedua telah mencapai 5,67 juta jiwa.

Dari keseluruhan capaian vaksinasi Covid-19 itu yang menggunakan vaksin berbasis gotong royong dosis pertama sebanyak 59 ribu jiwa dan dosis kedua mencapai 37 ribu jiwa.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati usai meninjau vaksinasi gotong royong dosis kedua bagi pekerja di Mitra Produksi Sigaret (MPS) PT.Ittihad Rahmat Utama, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/9/2021) siang.

"Jadi capaian vaksinasi yang berbasis vaksin gotong royong memang masih sangat kecil," ungkapnya, Jumat (3/9/2021).

Khofifah berharap agar korporasi-korporasi lain di Jawa Timur juga melakukan hal serupa seperti Mitra Produksi Sigaret (MPS) Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang telah melaksanakan vaksinasi berbasis gotong. 

"Harapan kita semua korporasi/ perusahaan di Jawa Timur agar memaksimalkan percepatan vaksinasi antara lain dengan mengakses vaksin berbasis gotong royong, seperti yang telah dilaksanakan di PT HM Sampoerna Tbk dan Mitra Produksi Sigaret (MPS), baik dosis pertama maupun dosis kedua," bebernya.

Masih kata Khofifah, nantinya akan dilakukan pemantauan secara inten terkait pelaksanaan vaksinasi gotong royong di sejumlah perusahaan Jatim.

"Saya hadir ke sini, pertama untuk memberikan apresiasi bahwa HMS dan MPS terus memanfaatkan vaksin gotong royong, selain itu saya juga minta untuk memaksimalkan percepatan vaksinasi antara lain dengan mengakses vaksin gotong royong dan kita berharap capaian bisa minimal 70 persen dari jumlah penduduk," pungkas Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini, Khofifah.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menuturkan Pemerintah Daerah begitu mengapresiasi perusahaan MPS Trowulan secara konsisten menggunakan vaksin berbasis gotong royong bagi pekerja yang sudah mencapai 100 persen.

"Seluruhnya sudah divaksin dosis pertama maupun dosis kedua dan yang lebih membanggakan lagi hampir 70 persen di antaranya menggunakan vaksinasi gotong royong," tandasnya.

Ikfina menyebut pihaknya berharap vaksinasi berbasis gotong royong di perusahaan MPS Trowulan ini dapat ikuti perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Mojokerto. 

"Kita berupaya membantu percepatan vaksinasi di Jawa Timur karena semakin cepat vaksinasinya maka semakin terkendali dan melandai grafik Covid-nya," terangnya.

Direktur PT Itihad Rahmat Utama (MPS) Trowulan, Bambang Wijanarko menambahkan sebanyak 1200 pekerja sudah disuntik vaksinasi dosis kedua dan  987 di antaranya menggunakan vaksinasi berbasis gotong royong.

"Ini adalah vaksinasi terakhir dosis kedua dan kita bersyukur Ibu Gubernur berkenan datang untuk memantau pelaksanaan vaksinasi gotong royong bagi pekerja kita," tandasnya.

(And/Anm).