Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Laksda TNI Ali Triswanto Beri Cendera Mata Koin, Simbol Penghormatan untuk Senator Lia Istifhama

Editor : Andi Makasar | 23.30 wib
Laksda TNI Ali Triswanto saat memberi cendera mata berupa Koin komando kepada senator Lia Istifhama. (Foto Istimewa).

SURABAYA, NewsPantau.com — Pertemuan antara Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) V Surabaya, Laksda TNI Ali Triswanto, dengan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, berlangsung hangat dan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, Laksda Ali Triswanto secara khusus menyerahkan cendera mata berupa koin komando kepada senator perempuan yang dikenal dekat dengan masyarakat itu.

Penyerahan koin tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan memiliki makna mendalam dalam tradisi militer, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut. Koin komando atau challenge coin lazim diberikan kepada tokoh atau mitra strategis sebagai bentuk penghormatan, apresiasi, serta penguatan soliditas dan kerja sama lintas institusi.

Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas pemberian cendera mata tersebut. Menurutnya, koin komando itu menjadi simbol pentingnya sinergi antara unsur pertahanan negara dan representasi daerah dalam menjaga ketahanan nasional, khususnya di Jawa Timur.
Laksda TNI Ali Triswanto saat memberi cendera mata berupa Koin komando kepada senator Lia Istifhama. (Foto Istimewa).

“Ini bukan sekadar cendera mata, tetapi simbol kehormatan dan kepercayaan. Saya memaknainya sebagai ajakan untuk terus memperkuat kolaborasi demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Lia saat ditemui dikantornnya, Senin (12/01/26)

Dalam tradisi militer, koin komando juga berfungsi sebagai identitas satuan dan lambang kebanggaan korps. Pemberiannya menandakan adanya hubungan yang harmonis, komunikasi yang baik, serta kesamaan visi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

Laksda TNI Ali Triswanto menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas nasional. Ia menilai peran tokoh daerah dan wakil rakyat, termasuk anggota DPD RI, sangat strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

“Ketahanan nasional tidak hanya dibangun dengan kekuatan alutsista, tetapi juga dengan soliditas nasional, sinergi, dan dukungan masyarakat. Di sinilah peran tokoh-tokoh daerah menjadi penting,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga menegaskan posisi Jawa Timur sebagai wilayah strategis dalam sistem pertahanan nasional, baik dari sisi geopolitik, kemaritiman, maupun kekuatan sosial-budaya. Dengan latar belakang itu, pemberian koin komando kepada Lia Istifhama dimaknai sebagai simbol kemitraan strategis antara TNI AL dan representasi daerah dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.  *** @andimakasar/red