Sasar Gen Z Melek Digital Politik, Ning Lia adalah Sosok Anggota DPD RI Penggerak Demokrasi dan Raih Penghargaan Award
Editor : Nur Fadilah | 20.00 wib
Dr.Hj. Lia Istifhama saat menerima penghargaan awarding. (Dok. NP/istimewa).
SURABAYA, NewsPantau.com -- Demokrasi kerap kali dipersepsikan sebatas momentum lima tahunan di dalam bilik suara. Namun bagi Senator DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, napas demokrasi justru terletak pada konsistensi partisipasi publik dan keterlibatan aktif generasi muda dalam mengawal kebijakan.
Kiprah dan konsistensinya dalam mengikis apatisme politik anak muda kembali mendapat pengakuan publik. Politisi yang akrab disapa Ning Lia tersebut dianugerahi penghargaan sebagai Senator Penggerak Demokrasi dalam ajang 9.9 Awarding Ketik.com bertema “Melesat Hebat”.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel pada Rabu (9/9/2026). Apresiasi ini menjadi bukti nyata atas dedikasi Ning Lia yang dikenal ramah dan merakyat dalam mendekatkan institusi politik dengan masyarakat luas.
Fokus utamanya menyasar generasi Z, kelompok demografi yang dinilai memegang kunci masa depan perpolitikan nasional. Ning Lia terus mendorong anak-anak muda agar tidak memandang politik dengan kacamata skeptis atau skeptisisme yang berlebihan.
Bagi tokoh wanita yang akrab dengan busana batik ini, demokrasi adalah ruang hidup yang harus terus dirawat. Keterbukaan menyampaikan aspirasi serta keberanian mengawasi jalannya pemerintahan menjadi pondasi utama yang tidak boleh padam.
“Sebagai pejabat, kita memiliki tugas penting untuk menumbuhkan semangat positif di kalangan generasi muda agar tidak apatis terhadap politik,” ujar Ning Lia usai menerima penghargaan tersebut, Jumat (11/9/2026).
Ia menegaskan bahwa politik sejatinya tidak melulu berpusat pada perebutan kekuasaan atau perebutan kursi jabatan. Lebih jauh dari itu, setiap keputusan politik berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat sehari-hari.
Sektor-sektor vital seperti kualitas pendidikan, akses kesehatan, pertumbuhan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, hingga efektivitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh produk kebijakan politik. Oleh sebab itu, ketidakpedulian publik justru akan merugikan masyarakat itu sendiri.
Atas dasar itulah, Ning Lia mendorong anak muda untuk berani tampil dan menyuarakan pandangan mereka (speak up). Ia berharap Gen Z dapat mengasah daya kritis terhadap isu sosial di sekitarnya dengan tetap berbasis pada data, fakta, serta solusi konstruktif.
Kemajuan teknologi digital juga menjadi sorotan utama sang senator. Di tengah derasnya arus informasi, melek digital harus berjalan selaras dengan pemahaman politik yang memadai agar tidak mudah terjebak narasi menyesatkan.
“Gen Z harus melek digital dan melek politik secara bersamaan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang cerdas, kritis, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” tegasnya.
Komitmen Ning Lia di panggung politik nasional sejatinya dibentengi oleh legitimasi publik yang sangat kuat. Pada gelaran Pemilu 2024 lalu, ia berhasil mengantongi dukungan sebanyak 2.739.123 suara dari rakyat Jawa Timur.
Perolehan hampir tiga juta suara tersebut dipandangnya bukan sekadar angka capaian elektoral semata. Bagi Ning Lia, deretan angka itu adalah titipan kepercayaan dan amanah besar yang wajib dijaga dengan membuka saluran komunikasi seluas-luasnya.
Ia berkomitmen menjadikan aspirasi warga sebagai bahan utama dalam pembuatan kebijakan di tingkat pusat. Pendekatan dialogis terus dibangun agar masyarakat tidak merasa ditinggalkan setelah kontestasi politik usai.
Sementara itu, Founder sekaligus CEO Ketik.com, Kiagus Firdaus, menjelaskan bahwa penganugerahan 9.9 Awarding merupakan bentuk penghormatan tinggi kepada para tokoh dan insan inspiratif, baik di tingkat regional maupun nasional, atas dedikasi serta kontribusi nyata mereka.
Pemilihan angka 9.9 memiliki arti historis karena bertepatan dengan ulang tahun Ketik.com yang berdiri pada 9 September 2022. Angka tersebut juga mencerminkan jumlah sembilan tokoh terpilih yang dinilai konsisten memberikan dampak positif bagi bangsa.
Melalui tema “Melesat Hebat”, ajang ini diharapkan mampu menginspirasi seluruh elemen masyarakat, sekaligus memicu semangat untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan terpercaya bagi publik.





.jpg)