Munas IKA UPN Veteran: Senator Ning Lia dan Wagub Emil Ungkapkan Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur
Editor : Andi Makasar | 11.00 wib
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat hadiri Munas IKA UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Sabtu (17/10/2026). (Dok. Istimewa).
SURABAYA, NewsPantau.com -- Pesan tentang kesinambungan pembangunan dan pentingnya menyiapkan pemimpin masa depan mewarnai Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Surabaya, Sabtu (17/10/2026).
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan Jawa Timur sekaligus memperkuat peran alumni dan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mengawali sambutannya dengan sebuah pantun yang ditujukan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Pantun tersebut menjadi pembuka suasana sekaligus pengantar pesannya mengenai kepemimpinan dan masa depan pembangunan daerah.
Dr.Hj. Lia Istifhama, M.E.I. saat memberikan sambutan Munas IKA UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Sabtu (17/10). (Dok. Istimewa).
“Indah memandang hingga tak keluar kata,
Padahal cinta yang dipendam hanya menjadi kegalauan.
Hati berbinar berjumpa Bapak Emil Dardak tercinta,
Sosok pemimpin yang menjadi panutan kita semua,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).
Dari pantun tersebut, Ning Lia kemudian mengaitkan pembahasan dengan momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Ia menyoroti arah pembangunan yang diusung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui semangat Jatim unggul, maju, dan berkelanjutan.
Ning Lia juga menyinggung pandangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, pandangan mengenai pentingnya kelincahan seorang gubernur dalam memimpin daerah menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan kepemimpinan yang memahami tantangan dan kebutuhan masyarakat.
Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat hadiri Munas IKA UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Sabtu (17/10/2026). (Dok. Istimewa).
Dalam konteks tersebut, Ning Lia menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan agar program pembangunan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur.
Baginya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian saat ini, tetapi juga dari kemampuan menjaga arah kebijakan dan memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.
kepemimpinan daerah, Ning Lia turut menyoroti peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menilai UPN Veteran Jawa Timur memiliki identitas kuat sebagai Kampus Bela Negara yang mempertemukan mahasiswa dari beragam latar belakang sosial, budaya, dan pemikiran dalam semangat persatuan.
“Ketika sebuah institusi pendidikan mampu mengolaborasikan berbagai keberagaman dalam semangat persatuan, di situlah kekuatan kebangsaan sesungguhnya. Dan UPN Veteran menjadi salah satu jawabannya,” ungkap Ning Lia.
Ia berharap UPN Veteran semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, dan kapasitas kepemimpinan.
Ning Lia juga menekankan pentingnya meritokrasi dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan prestasi. Prinsip tersebut dinilai penting agar kesempatan berkontribusi bagi bangsa dapat terbuka secara adil bagi mereka yang memiliki kapasitas.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan atau knowledge-based economy. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berdaya saing.
“Solusinya memang selalu dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi, knowledge-based economy sangat penting didorong,” ujar Emil.
Munas IKA UPN Veteran Indonesia tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Reni Astuti, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Lukman Arif, serta KH. Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans.
Dalam forum tersebut, RM Bramastyo Kusumonegoro dipercaya memimpin IKA UPN Veteran Indonesia untuk periode 2026–2031 melalui mekanisme pergiliran kepemimpinan antardaerah.
Ning Lia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat jejaring alumni dan membangun kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.







