Cegah Bullying hingga Narkoba, Polsek Tandes Ajak Siswa SMK Dharma Bahari Jaga Masa Depan
Editor : Andi Makasar | 20.00 wib
Cegah Bullying hingga Narkoba, Polsek Tandes Ajak Siswa SMK Dharma Bahari Jaga Masa Depan. (Dok. Istimewa).
SURABAYA, NewsPantau.com – Masa depan seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik di ruang kelas. Sikap, pergaulan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menolak pengaruh negatif juga menjadi bekal penting untuk meraih cita-cita.
Pesan itulah yang disampaikan Polsek Tandes saat memberikan sosialisasi tentang pencegahan perundungan (bullying), kenakalan remaja, tawuran, gangster, penyalahgunaan narkoba, hingga ketertiban berlalu lintas di SMK Dharma Bahari Surabaya, Senin (19/10).
Kapolsek Tandes, Kompol Aspul Bakti, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk membangun kesadaran pelajar agar mampu menjaga diri, menaati aturan, serta tidak terlibat dalam perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat penting untuk menanamkan pemahaman tentang keamanan dan ketertiban sejak dini. Pelajar diharapkan tidak hanya mengetahui dampak kenakalan remaja, tetapi juga mampu menerapkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, anak-anak sekolah kita tidak terlibat, baik dalam gangster, tawuran, maupun narkoba,” ujar Aspul.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa remaja merupakan periode penting untuk membentuk karakter. Pilihan pergaulan, cara menyelesaikan masalah, dan keberanian menolak ajakan yang berisiko dapat menentukan arah kehidupan seseorang di kemudian hari.
Jermias Yohsua Takdare, SE., M.MPd., kepala SMK Dharma Bahari Surabaya.
Sekolah dan Orang Tua Punya Peran Penting
Kepala SMK Dharma Bahari Surabaya, Jermias Yohsua Takdare, S.E., M.MPd., menyambut baik kegiatan sosialisasi yang diberikan jajaran Polsek Tandes tersebut.
Ia berharap pesan mengenai pencegahan kenakalan remaja, perkelahian, narkoba, dan keselamatan berlalu lintas dapat dipahami serta diterapkan oleh seluruh siswa.
Menurut Jermias, pembentukan perilaku positif membutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Nasihat yang diberikan di sekolah perlu diperkuat dengan perhatian serta pendampingan orang tua di rumah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi pertama yang dilaksanakan di sekolahnya. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat berlangsung secara berkala sesuai jadwal dan jangkauan pembinaan di sekolah-sekolah wilayah Tandes.
Berani Menolak, Berani Menjaga Masa Depan bagi para pelajar, pesan pencegahan kenakalan remaja bukan sekadar larangan. Lebih dari itu, mereka diajak memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.
Menolak ajakan tawuran bukan berarti takut. Menjauhi narkoba bukan berarti tidak berani mencoba hal baru. Begitu pula menghentikan perundungan bukanlah tindakan mencari masalah, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama.
Cegah Bullying hingga Narkoba, Polsek Tandes Ajak Siswa SMK Dharma Bahari Jaga Masa Depan. (Dok. Istimewa).
Pelajar juga perlu berani meminta bantuan guru, orang tua, atau pihak berwenang apabila menghadapi ancaman, tekanan dari lingkungan pergaulan, maupun tindakan perundungan.
Pada akhirnya, prestasi tidak hanya lahir dari kemampuan menjawab soal ujian, tetapi juga dari kemampuan menjaga sikap, menghargai orang lain, dan bertanggung jawab atas pilihan sendiri.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tandes dan SMK Dharma Bahari Surabaya berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, serta mampu meraih masa depan tanpa terjerumus dalam kenakalan remaja.







